GFNY Belitung 2026 Gaungkan Sport Tourism Kelas Dunia

Foto ; dok/kominfobelitung*
banner 468x60

BerlianPos.Com | JSCgroupmedia ~ Kabupaten Belitung kembali menjadi sorotan dunia olahraga dan pariwisata internasional menjelang pelaksanaan Gran Fondo New York (GFNY) Belitung 2026 yang digelar pada 21 Juni 2026.

Dalam konferensi pers yang berlangsung pada Sabtu (20/6/2026), Pemerintah Kabupaten Belitung bersama panitia penyelenggara menegaskan komitmen menjadikan ajang balap sepeda internasional tersebut sebagai sarana promosi destinasi wisata sekaligus penguatan sektor sport tourism.

Event yang diikuti peserta dari sekitar 21 negara itu diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap pariwisata, perhotelan, transportasi, pelaku UMKM, hingga perekonomian masyarakat lokal.

Kehadiran GFNY di Belitung bukan sekadar kompetisi olahraga. Ajang yang merupakan bagian dari seri balap sepeda amatir internasional bergengsi tersebut telah berkembang menjadi instrumen promosi daerah yang efektif.

Ribuan mata dari berbagai belahan dunia tertuju ke Belitung, sebuah pulau yang selama ini dikenal karena keindahan pantai berpasir putih, batu granit raksasa, serta kekayaan geowisata yang unik.

Pemerintah Kabupaten Belitung melihat momentum ini sebagai peluang strategis untuk memperkuat posisi daerah sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia.

Dengan menggabungkan olahraga, pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif dalam satu kegiatan, GFNY dinilai mampu menciptakan efek berantai yang menguntungkan berbagai sektor.

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Belitung sebagai lokasi penyelenggaraan event olahraga berskala internasional tersebut.

Menurutnya, penyelenggaraan GFNY menjadi bukti bahwa Belitung semakin diperhitungkan sebagai destinasi yang mampu menjadi tuan rumah kegiatan global.

“Melalui event ini, para peserta tidak hanya mengikuti kompetisi olahraga, tetapi juga berkesempatan menikmati keunikan alam dan daya tarik wisata yang dimiliki Belitung,” ujar Djoni dalam konferensi pers.

Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai negara merupakan kesempatan emas untuk memperkenalkan wajah Belitung kepada dunia.

Para peserta dan pendamping yang datang tidak hanya akan berinteraksi dengan lintasan balap, tetapi juga menikmati pengalaman wisata yang menjadi kekuatan utama daerah tersebut.

Djoni menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Belitung terus berupaya membangun citra daerah sebagai destinasi yang aman, nyaman, ramah wisatawan, serta memiliki infrastruktur yang mendukung penyelenggaraan event internasional.

“Kami berharap para peserta membawa pulang pengalaman positif tentang Belitung dan kemudian menjadi duta promosi yang memperkenalkan daerah ini kepada komunitas internasional,” katanya.

GFNY sendiri merupakan salah satu ajang balap sepeda amatir paling terkenal di dunia. Event ini lahir di New York, Amerika Serikat, dan kini berkembang menjadi jaringan kompetisi global yang diselenggarakan di berbagai negara.

Peserta yang mengikuti GFNY tidak hanya berasal dari kalangan atlet profesional, tetapi juga pehobi sepeda yang memiliki semangat kompetisi dan kecintaan terhadap olahraga ketahanan.

Founder GFNY Indonesia, Axel Moeller, mengungkapkan optimisme terhadap pelaksanaan GFNY Belitung 2026.

Ia menilai Belitung memiliki kombinasi yang sangat ideal untuk penyelenggaraan balap sepeda internasional.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *