Nesi Etikasari : Jessica Memiliki Jiwa Komunikasi yang Kuat
Plt Kepala SMA Negeri 1 Manggar, Nesi Etikasari, S.Pd., turut menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas keberhasilan Jessica.
Menurut Nesi, Jessica merupakan sosok pelajar yang memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik dan mampu menjalin hubungan positif dengan lingkungan sekitarnya.
“Jessica adalah anak yang memiliki jiwa komunikasi yang tinggi.
Ia termasuk anak yang ramah, hangat, dan mudah bergaul. Kecerdasan serta ketajaman berpikirnya juga sangat tinggi,” ujar Nesi Etikasari.
Ia menilai karakter tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan tugas sebagai Duta SMA, terutama ketika harus berinteraksi dengan berbagai kalangan, menyampaikan gagasan, serta menjadi representasi pelajar Bangka Belitung di tingkat nasional.
Menurutnya, keberhasilan Jessica bukanlah sesuatu yang diraih secara instan.
Prestasi tersebut merupakan hasil dari proses belajar yang panjang, kemauan untuk terus berkembang, serta keberanian untuk mengambil peran dalam berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan diri.
Dukungan dan Doa Mengiringi Perjalanan Jessica
Dalam kesempatan yang sama, Nesi Etikasari menyampaikan pesan khusus kepada Jessica menjelang kompetisi tingkat nasional.
“Selamat melaju ke tingkat nasional dan mengemban amanah sebagai Duta SMA mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tetap rendah hati dan terus bersinar. Keluarga besar SMAN 1 Manggar mendukung dan mendoakanmu,” katanya.
Pesan tersebut menjadi bentuk dukungan moral sekaligus harapan agar Jessica dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta tetap menjaga karakter positif yang selama ini menjadi kekuatannya.
Dukungan dari sekolah dinilai memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan diri peserta didik untuk tampil di tingkat yang lebih tinggi.
Lingkungan sekolah yang suportif dapat menjadi fondasi kuat bagi siswa dalam mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki.
Duta SMA dan Peran Strategis Generasi Muda
Program Duta SMA pada dasarnya dirancang untuk mendorong lahirnya generasi muda yang mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Para peserta tidak hanya dinilai berdasarkan kemampuan akademik, tetapi juga aspek kepemimpinan, komunikasi, kreativitas, kepedulian sosial, wawasan kebangsaan, serta kemampuan menyampaikan gagasan yang konstruktif.
Dalam era transformasi digital saat ini, kemampuan komunikasi dan berpikir kritis menjadi salah satu kompetensi yang semakin penting.





















