Rajo Ameh ; Hajar Tiga Tim Sekaligus, Assalamualaikum Final FIFA Asean Cup 2026

Foto ; repro/dok/ilustrasi*

Karena itu, bukan hanya kemenangan yang diperlukan, tetapi juga margin gol yang cukup untuk mengatasi persaingan klasemen.

FIFA mencatat Indonesia dan Malaysia akhirnya sama-sama mengumpulkan tujuh poin dan +9 dalam selisih gol, dengan Indonesia unggul melalui produktivitas gol.

Read More
banner 300x250

FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri merupakan edisi perdana turnamen yang mempertemukan 14 negara dalam dua divisi.

Divisi 1 diikuti tujuh negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Bangladesh dan Pakistan. Indonesia menjadi salah satu tuan rumah bersama Hong Kong, China, dengan pertandingan Divisi 1 berlangsung di Indonesia.

See also  Ultras Garuda Minang Siapkan Marawa untuk Laga Indonesia vs Malaysia

Perjalanan Indonesia di Grup A dimulai dengan kemenangan 2-0 atas Singapura.

Ragnar Oratmangoen mencetak gol pembuka sebelum Ole Romeny menggandakan keunggulan. Setelah itu, Indonesia bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan diwarnai kartu merah Thom Haye setelah pemeriksaan VAR.

Hasil imbang tersebut membuat pertandingan terakhir melawan Bangladesh menjadi penentu.

Sementara itu, Malaysia menghadapi Singapura di Bandung. Dua pertandingan dimainkan bersamaan karena hasil keduanya berpengaruh langsung terhadap perebutan tiket final.

Dari sisi statistik, penampilan Baker menjadi salah satu catatan paling menonjol.

See also  Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua

Lima golnya membuat pemain tersebut menjadi aktor utama kemenangan Indonesia. FIFA mencatat rangkaian gol Baker sebagai bagian dari sembilan gol Garuda dalam pertandingan yang menentukan itu.

Media Bangladesh juga menempatkan Baker sebagai figur utama dalam laporan pertandingan.

The Daily Star melaporkan penyerang kelahiran Amerika Serikat tersebut mencetak lima gol ketika Bangladesh mengakhiri kiprahnya di fase grup dengan kekalahan 2-9.

Badan berita Bangladesh BSS juga mencatat Bangladesh menyelesaikan fase grup tanpa memperoleh poin.

Dari perspektif kompetisi, hasil tersebut sekaligus menunjukkan betapa tipisnya margin dalam sistem klasemen. Malaysia sebenarnya mampu mencetak enam gol tanpa balas, tetapi tambahan gol Indonesia pada menit-menit akhir mengubah posisi akhir Grup A.

See also  Porprov VII Babel 2026 : Beltim Bidik Tiga Besar, Begasak Jadi Semangat

FIFA menyebut dua gol Indonesia pada masa tambahan waktu membuat Garuda menyalip Malaysia dalam jumlah gol yang dicetak.

Drama tersebut turut memunculkan pembahasan mengenai waktu tambahan pertandingan. Sejumlah laporan menyebut tambahan waktu yang awalnya diumumkan dua menit kemudian menjadi tujuh menit.

Perubahan tersebut berkaitan dengan penghentian permainan dan proses pemeriksaan atau koreksi keputusan pertandingan.

Namun, tambahan waktu itu sendiri merupakan bagian dari kewenangan perangkat pertandingan dan tidak menjadi bukti adanya pengaturan hasil pertandingan.

banner 1080x1592

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *