BerlianPos.Com | JSCgroupmedia ~ Penggerebekan terhadap seorang bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, pada Kamis (2/7) dini hari berakhir tragis setelah pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam.
Dalam operasi yang dilakukan personel Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan tersebut, seorang anggota polisi gugur, dua anggota lainnya dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian, sementara satu pelaku berhasil diamankan.
Polisi menduga dua personel yang hilang terjatuh ke sungai di sekitar lokasi saat proses penangkapan berlangsung.
Satu Polisi Gugur, Dua Anggota Masih Dicari
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan insiden yang menewaskan salah seorang anggotanya dalam operasi pemberantasan narkoba tersebut.
Korban yang gugur diketahui bernama Aiptu Yudhie Perdana Putra. Ia meninggal dunia setelah mengalami luka akibat sabetan senjata tajam yang dilakukan pelaku ketika petugas berupaya melakukan penangkapan.
“Benar, anggota gugur dibacok oleh pelaku,” kata AKBP Dodik Hartono saat dikonfirmasi.
Selain korban meninggal, dua personel lainnya hingga kini masih belum ditemukan. Mereka adalah Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana.
Menurut Kapolres, proses pencarian terhadap kedua anggota tersebut masih terus dilakukan dengan melibatkan personel gabungan. Hingga informasi terakhir disampaikan, keberadaan keduanya belum diketahui.
“Belum ditemukan,” ujar Dodik.
Pelaku Melawan Saat Akan Ditangkap
Berdasarkan informasi sementara, operasi dilakukan sebagai bagian dari upaya penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika yang diduga beroperasi di wilayah Kecamatan Katingan Tengah.
Saat petugas mendatangi lokasi dan berusaha menangkap target operasi, pelaku diduga memilih melakukan perlawanan dengan menyerang aparat menggunakan senjata tajam.
“Melawan petugas saat akan ditangkap,” kata Dodik.
Serangan tersebut menyebabkan situasi di lapangan berubah menjadi sangat berbahaya. Petugas harus menghadapi perlawanan yang tidak hanya mengancam keselamatan personel, tetapi juga menyulitkan proses penangkapan terhadap target utama.
Diduga Terjatuh ke Sungai Saat Operasi
Lokasi penggerebekan berada di kawasan pinggir sungai yang memiliki akses cukup sulit.
Menurut Kapolres, kondisi geografis tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan dua personel hilang ketika operasi berlangsung.




















