Rajo Ameh menilai keberadaan Ultras Garuda Minang Indonesia merupakan bagian dari upaya membangun kultur suporter yang memiliki identitas sekaligus bertanggung jawab.
Dukungan kepada Timnas, menurut semangat yang dibawa kelompok tersebut, bukan alasan untuk menciptakan tindakan provokatif.

Sebaliknya, fanatisme dapat diwujudkan melalui kreativitas, koreografi, atribut budaya, nyanyian dukungan, serta sikap tertib di dalam dan luar stadion.
Rencana membawa Marawa juga menjadi bentuk inisiatif untuk mempertemukan olahraga dengan kebudayaan.
Sepak bola memiliki daya jangkau yang sangat luas, sehingga stadion dapat menjadi salah satu ruang efektif untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat yang lebih luas.
Dalam konteks masyarakat Minangkabau di perantauan, momentum pertandingan Timnas juga memiliki makna tersendiri.
Komunitas perantau dapat menunjukkan bahwa kecintaan terhadap budaya daerah dan kecintaan terhadap Indonesia bukanlah dua hal yang bertentangan.
Justru keduanya dapat berjalan beriringan.
Marawa menjadi simbol identitas, sementara Merah Putih menjadi simbol persatuan nasional. Keduanya dapat hadir dalam suasana pertandingan selama seluruh atribut dan penggunaannya memenuhi ketentuan penyelenggara.
Karena itu, langkah Ultras Garuda Minang Indonesia yang terlebih dahulu mengajukan perizinan patut menjadi perhatian. Proses tersebut menunjukkan adanya upaya untuk menempatkan ekspresi budaya dalam koridor aturan pertandingan.
Keputusan akhir mengenai atribut yang diperbolehkan berada pada panitia penyelenggara dan pihak terkait sesuai regulasi yang berlaku. Suporter diharapkan menghormati setiap keputusan resmi demi menjaga keamanan dan kelancaran pertandingan.
Di sisi lain, antusiasme kelompok suporter seperti Ultras Garuda Minang Indonesia menunjukkan besarnya ekspektasi masyarakat terhadap kiprah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Pertandingan Indonesia melawan Malaysia akan menjadi panggung bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
Sementara dari tribun, suporter memiliki tanggung jawab memberikan energi positif yang dapat membantu menciptakan atmosfer pertandingan yang membanggakan.
Bagi Ultras Garuda Minang Indonesia, kehadiran di GBK bukan semata-mata tentang menjadi bagian dari keramaian. Mereka ingin menunjukkan bahwa suporter daerah juga mempunyai ruang untuk berkontribusi dalam perjalanan sepak bola nasional.
Rajo Ameh berharap seluruh proses persiapan dan perizinan berjalan lancar sehingga rencana membawa Marawa dapat terlaksana sesuai aturan.
Jika izin diberikan, Marawa akan menjadi salah satu identitas visual yang memperlihatkan keberagaman budaya Indonesia di tengah dukungan terhadap Garuda.
Jika tidak mendapatkan izin, kelompok tersebut menyatakan siap menghormati keputusan dan menunda penggunaannya.





















