Kepala Sekolah Nepal Selamatkan 1.643 Siswa dari Terjangan Banjir

Foto ; repro/dok/fb*

BerlianPos.Com | JSCgroupmedia ~ Keputusan cepat seorang kepala sekolah di Nepal menjadi penyelamat bagi 1.643 siswa ketika banjir bandang menerjang Lembah Trishuli, Distrik Nuwakot, pada Rabu (26/8/2026).

Dalam waktu sangat singkat setelah menerima peringatan, Kepala Tribhuvan Trishuli Secondary School, Rajendra Dawadi, memerintahkan evakuasi seluruh siswa ke tempat yang lebih tinggi sebelum bangunan sekolah tersapu derasnya air, lumpur dan material banjir.

Read More
banner 300x250

Pagi itu awalnya berjalan seperti hari sekolah biasa. Sebagian siswa sudah berada di sekolah, sementara lainnya masih dalam perjalanan menuju sekolah menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki.

See also  Empat Tersangka Baru Korupsi PHL Perumda Bengkulu Terungkap

Sekitar pukul 09.20 waktu setempat, situasi berubah drastis. Dawadi menerima informasi mengenai ancaman banjir dari wilayah hulu.

Peringatan tersebut datang melalui jaringan komunikasi masyarakat ketika air mulai bergerak dengan kekuatan besar menuju kawasan sekolah.

Tak ada waktu untuk menunggu kepastian lebih lama.

Dawadi segera mengambil keputusan. Bel sekolah dibunyikan bukan sebagai tanda dimulainya pelajaran, melainkan sebagai alarm keselamatan.

Para guru diperintahkan menghentikan kegiatan belajar dan segera membawa siswa keluar dari bangunan menuju kawasan yang lebih tinggi.

Keputusan tersebut menjadi sangat menentukan.

See also  Polemik Hijab Unhan, Menhan Tegaskan Kadet Muslimah Boleh Berhijab

Sekitar 900 siswa saat itu telah berada di sekolah. Ratusan siswa lainnya masih dalam perjalanan.

Dawadi juga berupaya menghubungi kendaraan sekolah yang membawa siswa agar tidak melanjutkan perjalanan menuju kawasan yang terancam banjir.

Sebagian besar kendaraan berhasil diarahkan untuk berbalik.

Satu kendaraan bahkan berada di sekitar jembatan ketika kondisi semakin berbahaya. Dawadi melihat situasi tersebut dan meminta kendaraan segera kembali. Tidak lama kemudian, akses jembatan ikut terdampak terjangan air.

Dalam situasi penuh kepanikan, para siswa diarahkan bergerak menuju tempat yang lebih tinggi. Guru dan staf sekolah berusaha memastikan tidak ada anak yang tertinggal.

See also  Tokoh Pendidikan Belitung Timur Muslimah Hafsari Tutup Usia

Akhirnya, para siswa berkumpul di kawasan yang lebih aman, termasuk di bawah pohon bodhi, ketika banjir menghantam kawasan sekolah.

Bangunan sekolah tiga lantai yang sebelumnya menjadi tempat belajar mereka kemudian tersapu banjir.

Sekolah yang berdiri kokoh itu tidak mampu menahan kekuatan alam yang datang secara tiba-tiba. Namun, para siswanya telah lebih dahulu berada di tempat aman.

Tidak ada siswa yang dilaporkan tersapu banjir dari lingkungan sekolah dalam peristiwa tersebut. Keselamatan 1.643 siswa menjadi salah satu titik terang di tengah bencana besar yang melanda Nepal.

banner 1080x1592

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *