KPM Salurkan RM185.000 & Perkuat Digitalisasi Dua Sekolah di Perak

Foto ; repro/dok/kemdikmalaysia*

BerlianPos.Com | JSCgroupmedia ~ Kementerian Pendidikan Malaysia (KPM) memperkuat fasilitas pembelajaran digital dan memperbaiki infrastruktur di Sekolah Kebangsaan (SK) Kuala Kenas serta SK Senggang, Kuala Kangsar, Perak, melalui bantuan perangkat pembelajaran interaktif, tablet, akses internet berkecepatan tinggi hingga 2 Gbps, serta alokasi dana pemeliharaan dan peningkatan fasilitas senilai RM185.000.

Program yang disampaikan pada 22 Oktober 2026 itu diarahkan untuk memperluas akses teknologi pendidikan, mengurangi kesenjangan digital, dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, serta mendukung peningkatan kualitas pembelajaran siswa.

Read More
banner 300x250

Penyerahan bantuan tersebut dihadiri Timbalan Ketua Setiausaha (Pengurusan) KPM, Dato’ Indera Ikmalrudin bin Ishak, bersama Pengarah Pendidikan Negeri Perak, Zulkafli bin Mohamed Mokhtar, perwakilan Pejabat Pendidikan Daerah Kuala Kangsar, serta jajaran pengelola sekolah.

See also  OTT BNPB : Adik Kepala BNPB & Empat Orang Jadi Tersangka

Keterlibatan unsur kementerian, pemerintah pendidikan tingkat negeri, dan pengelola sekolah menunjukkan pentingnya koordinasi dalam memastikan fasilitas yang diberikan dapat digunakan secara efektif dan berkelanjutan.

Bantuan itu mencakup papan pintar atau *smartboard*, tablet, dan penyediaan konektivitas internet berkapasitas tinggi untuk menunjang kegiatan pengajaran dan pembelajaran (PdP).

Sementara itu, dana RM185.000 dialokasikan untuk pekerjaan pemeliharaan dan peningkatan prasarana di kedua sekolah.

Informasi yang tersedia belum merinci pembagian anggaran untuk masing-masing sekolah, daftar pekerjaan fisik, jumlah perangkat yang disalurkan, maupun jadwal penyelesaian seluruh pekerjaan.

Penyediaan teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembelajaran yang memanfaatkan sumber daya digital.

See also  Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Integritas Kejaksaan Agung

Papan pintar memungkinkan guru menyajikan materi secara visual dan interaktif, sedangkan tablet dapat digunakan untuk mengakses bahan ajar elektronik, latihan, serta sumber pengetahuan yang relevan dengan kurikulum.

Dukungan internet berkapasitas tinggi juga dapat mempermudah penggunaan platform pembelajaran daring, konferensi video, dan sumber pendidikan digital apabila jaringan lokal, perangkat, serta sistem pendukung di sekolah telah dipersiapkan dengan memadai.

Meski demikian, keberhasilan digitalisasi sekolah tidak semata-mata ditentukan oleh kecepatan koneksi internet atau jumlah perangkat yang tersedia.

Pemanfaatan teknologi harus disertai kesiapan guru, kesesuaian materi pembelajaran, dukungan teknis, keamanan penggunaan perangkat, dan evaluasi hasil belajar.

Perangkat yang tidak digunakan secara konsisten atau tidak diintegrasikan ke dalam kegiatan mengajar berisiko menjadi fasilitas tambahan tanpa memberikan dampak optimal terhadap kemampuan siswa.

See also  BGN Ambil Tanggung Jawab, Evaluasi Ketat Pelaksanaan MBG

Dalam konteks pendidikan modern, teknologi digital memiliki potensi memperluas cara siswa memperoleh dan memahami informasi.

Materi yang sebelumnya hanya disampaikan melalui buku atau penjelasan lisan dapat dilengkapi gambar, video pendidikan, simulasi, dan latihan interaktif.

Guru juga dapat menyesuaikan penyajian materi dengan kebutuhan kelas, sepanjang penggunaan teknologi tetap berorientasi pada tujuan pembelajaran dan tidak menggantikan peran penting interaksi langsung antara guru dan murid.

Konektivitas internet hingga 2 Gbps yang diumumkan dalam program tersebut merupakan kapasitas yang perlu dipahami berdasarkan konfigurasi layanan yang sebenarnya.

Angka itu tidak otomatis berarti setiap tablet atau komputer akan menerima kecepatan sebesar 2 Gbps.

banner 1080x1592

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *