Akibat Krisis Iklim, Warga Beltim Kehilangan 84 Jam Tidur Per Tahun

Foto ; dok/bbc*

Bagi pelajar maupun mahasiswa, kurang tidur dapat mengurangi kemampuan mengingat, memahami materi pelajaran, serta menurunkan prestasi akademik.

Dalam sektor transportasi maupun industri, kurang tidur juga meningkatkan potensi kecelakaan akibat berkurangnya kewaspadaan.

Read More
banner 300x250

Belitung Timur Perlu Bersiap

Warga di wilayah Indonesia (termasuk kawasan regional seperti Belitung Timur) kehilangan sekitar 84 jam waktu tidur per tahun akibat krisis iklim.

See also  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Angka ini didorong oleh suhu malam yang semakin panas, di mana setiap kenaikan suhu membuat orang kehilangan waktu istirahat secara signifikan.

Meskipun Belitung Timur tidak termasuk kota yang menjadi objek pengukuran dalam laporan Climate Central, wilayah ini memiliki karakteristik iklim tropis yang juga dipengaruhi oleh perubahan cuaca global.

Peningkatan suhu udara, perubahan pola hujan, serta bertambahnya hari-hari panas merupakan fenomena yang mulai dirasakan di berbagai daerah Indonesia.

Karena itu, upaya adaptasi menjadi penting untuk menjaga kualitas hidup masyarakat.

Pemerintah daerah bersama masyarakat dapat memperkuat penghijauan lingkungan, menjaga ruang terbuka hijau, memperbanyak vegetasi di kawasan permukiman, serta mendorong pembangunan rumah yang memiliki ventilasi baik sehingga suhu dalam ruangan lebih nyaman pada malam hari.

See also  Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

Perubahan Iklim Tidak Lagi Abstrak

Selama ini perubahan iklim sering dipahami hanya melalui peristiwa besar seperti banjir, kebakaran hutan, kekeringan, ataupun naiknya permukaan laut.

Padahal dampaknya jauh lebih luas.

Perubahan suhu malam yang memengaruhi kualitas tidur menunjukkan bahwa krisis iklim telah memasuki ruang kehidupan paling pribadi manusia.

Setiap jam tidur yang hilang secara perlahan memengaruhi kesehatan individu, produktivitas keluarga, hingga kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, perubahan iklim bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga persoalan kesehatan masyarakat.

Langkah Adaptasi yang Dapat Dilakukan

See also  2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

Di tingkat rumah tangga, masyarakat dapat melakukan berbagai langkah sederhana untuk menjaga kualitas tidur.

Misalnya dengan memperbaiki sirkulasi udara, menggunakan ventilasi silang, mengurangi penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur, menjaga kelembapan ruangan, menghindari aktivitas fisik berat menjelang malam, serta memastikan tubuh tetap terhidrasi.

banner 1080x1592

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *